VIDEO Pohon Rimbun AP Pettarani Makassar Tumbal Tol Layang

Sabtu, 26 Mei 2018 01:54

HukumWatch.com, Makassar - Kondisi taman Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis (24/5/2018). Pohon-pohonnya ditebang untuk megaproyek tol layang.

Proyek tol sepanjang 4,3 kilometer ini dimulai Sabtu (19/5/2018). Masa konstruksi berjalan selama 22 bulan.

Anggaran Rp 2,2 triliun dengan skema pembiayaan Proyek Infrastruktur Non Anggaran (PINA).

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan menilai proyek ini belum melalui proses uji publik.

"Kami baru tahu bahwa akan ada pembangunan jalan tol setelah ada penebangan pohon di Jalan AP Pettarani," kata Ketua Walhi Sulsel Muhammad Al Amin kepada HukumWatch, Kamis.

Menurut Amin, pengerjaan proyek begitu cepat dimulai, publik juga tak tahu-menahu di mana penanaman pohon sebagai pengganti yang telah ditebang.

Jalan AP Pettarani, menurut Amin, salah satu lokasi yang sering banjir saat musim hujan.

Ia pun mengkhawatirkan bila proyek ini berjalan, maka genangan air akan semakin tinggi.

"Maka, di situlah pentingnya konsultasi publik, agar masyarakat tahu bagaimana model pengelolaan lingkungan yang pemrakarsa tawarkan."

Penebangan pohon rimbun AP Pettarani, kata Amin lagi, mempersempit ruang terbuka hijau Makassar.

"Menurut aturan yang kami ketahui, pihak perusahaan harus mengganti lima kali lipat. Dan publik harus tahu dimana lokasi pengganti tersebut," katanya. (Nurdin Amir/Chaidir Pratama/HukumWatch)

Penulis: Nurdin Amir
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: HukumWatch

Tags: Tol layang Jl AP Pettarani Walhi
Baca Juga:
Komentar