Pidana Tenaga Medis yang Abaikan Pasien Gawat Darurat

Rabu, 8 Agustus 2018 09:19
Pidana Tenaga Medis yang Abaikan Pasien Gawat Darurat
int

Ilustrasi

Laporan Wartawan HukumWatch, Widya

HukumWatch.com- Amanat undang-undang kesehatan, tenaga medis dilarang menunda pertolongan dalam kondisi gawat darurat.

Ini berlaku pada penyedia jasa kesehatan baik pemerintah maupun swasta.

Sebagaimana bunyi pasal 31 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan:

(2) Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta
dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka.

Adapun sanksi yang dapat dikenakan bagi tenaga medis yang melanggar aturan bersebut,  tertuang dalam pasal 190 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009:

(1) Pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang melakukan praktik atau pekerjaan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama terhadap pasien yang dalam keadaan gawat darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (2) atau

Pasal 85 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

(Widya/Hukumwatch)

Penulis: Sriwidiah Rosalina Bst
Editor: Ramdha Mawaddha
Sumber: HukumWatch

Tags: Hukum Pidana Tenaga Medis Pertolongan Darurat
Baca Juga:
Komentar